Seminar Wirausaha & Pelatihan Sablon Pemuda MTA SRAGEN

pelatihan-sablonKamis 15 Mei 2014. Pemuda MTA Perwakilan Sragen menyadari betul betapa pentingnya peran perekonomian dalam perjalanan dakwah Islam. Karena lemahnya perekonomian umat Islam bisa menyebabkan terjadinya hambatan dalam menjalankan dakwah. Melalui Bidang Ekonominya Pemuda MTA Perwakilan Sragen menggelar Seminar Kewirausahaan dan Pelatihan Dasar Sablon pada Kamis 15 Mei 2014 yang lalu. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung Pengajian MTA Cabang Tanon 2 Dk. Grigit, Ds. Karangtalun, Kec. Tanon, Kab. Sragen.

Kegiatan yang bertema “Kuat Ekonomi Sebagai Sarana Dakwah” tersebut dihadiri sekitar 80 orang peserta dari berbagai Cabang Majlis Tafsir Al Qur’an se perwakilan Sragen. Turut hadir pula dalam acara tersebut Ketua MTA Perwakilan Sragen Ust. Drs. Agus Suhono, M.Pd., Kepala Desa Karangtalun Bp. Sugiyatno, SE, serta Ketua Bidang Ekonomi Pemuda MTA Pusat, Salman Alfarisi Totalia, S.Pd.,M.Si.. Sedangkan sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Mas Warseno, S.Pd.,MM. pengusaha MTA Cab. Potronayan, Boyolali.
Panitia mengungkapkan bahwa tujuan diadakannya kegiatan Seminar Kewirausahaan dan Pelatihan Dasar Sablon tersebut adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya peranan kekuatan ekonomi dalam pengembangan dakwah. Serta diharapkan dapat memberikan tambahan motivasi kepada para peserta untuk berwirausaha. Sebab dengan memiliki usaha sendiri kita akan lebih mudah mengatur waktu untuk kepentingan dakwah dibandingkan ketika kita bekerja sebagai karyawan. Sedangkan kegiatan pelatihan yang diadakan selepas acara seminar tersebut dimaksudkan untuk memberikan bekal ketrampilan bagi para peserta.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Karangtalun, Sugiyatno, SE mengaku senang atas terselenggaranya acara tersebut. Ia yang kebetulan juga masih berusia muda juga turut berbagi pengalaman tentang perjalanannya dalam merintis usaha. Dan berpesan kepada peserta bahwa kunci dari kesuksesan adalah keuletan dan kesabaran. Sedangkan Ketua MTA Perwakilan Sragen Ust. Drs. Agus Suhono, M.Pd. dalam sambutannya mengajak para peserta untuk senantiasa mengingat pesan Rosululloh SAW bahwasanya 90% rizki dari Alloh itu diturunkan melalui perdagangan. “Saya yang seorang pegawai saja masih berwiraswasta, apalagi yang belum pegawai, harusnya lebih semangat lagi” ungkapnya.

Salman Alfarisi Totalia, S.Pd.,M.Si. yang bertindak sebagai Ketua Bidang Ekonomi Pemuda MTA Pusat dalam acara tersebut juga menerangkan bahwa program Seminar seperti ini adalah sejalan dengan program kerja dari pusat. Beliau menambahkan bahwa Pemuda MTA harus memiliki motto “MUDA SUKSES ISLAMI”. Sedangkan Warseno, S.Pd.,MM. selaku narasumber dalam acara tersebut lebih banyak berbagi pengalaman tentang perjalanannya merintis usaha mulai nol hingga sekarang memiliki beberapa tempat usaha dan beberapa orang karyawan.

Pelatihan Sablon
Selepas acara seminar tersebut diadakan pelatihan dasar sablon yang diikuti oleh 20 orang peserta. Dimana dalam kegiatan tersebut peserta diberi pelatihan baik secara materi tertulis sampai pada prakteknya.
Peserta diberikan pengenalan tentang perlengkapan pokok untuk membuka usaha sablon kain. Peserta diberikan materi mulai dari proses afdruk, proses cetak hingga proses pembersihan peralatan sablon. Panitia juga memfasilitasi peserta setalah pelatihan dengan membuka layanan konsultasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia sablon, selain itu peserta juga mendapatkan oleh-oleh berupa perlengkapan sablon.

Bisnis sablon manual (screen printing) memang masih memiliki prospek yang bagus untuk jangka panjang. Itulah yang menjadikan alasan bagi panitia untuk mengadakan pelatihan tersebut. (d34)

abdulmannan.tk07@gmail.com

Social Share Toolbar

Tulisan ditulis di Berita Umum, Ekonomi, Featured Post. Bookmark permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *