Karanganyar — Bidang Ekonomi Kreatif Pemuda MTA Pusat bersama Bidang Ekonomi Kreatif Pemuda MTA Perwakilan Karanganyar menggelar kegiatan diskusi ekonomi dan pelatihan optimalisasi Google Maps bagi para pelaku usaha muda pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung MTA Perwakilan Karanganyar ini menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan sekaligus memperkuat jejaring antarpelaku usaha.
Peserta kegiatan terdiri atas pelaku usaha muda dari MTA Perwakilan Karanganyar yang mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memperluas pengetahuan mengenai strategi pengembangan usaha di era digital.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Ketua Bidang Ekonomi MTA Perwakilan Karanganyar. Selanjutnya, Ketua Bidang Ekonomi Pemuda MTA Pusat memberikan sambutan sekaligus menyampaikan materi mengenai pengembangan usaha dan pentingnya kolaborasi dalam membangun semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Salah satu materi utama yang disampaikan adalah optimalisasi pemanfaatan Google Maps sebagai media pendukung bisnis. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kehadiran digital sebuah usaha melalui Google Maps, mulai dari meningkatkan kemudahan pelanggan menemukan lokasi usaha hingga memperluas jangkauan promosi secara efektif. Materi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, sebelum kegiatan ditutup secara resmi.
Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan menjadi wadah bagi para pelaku usaha muda untuk saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan usaha. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya wirausahawan muda yang mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan daya saing usaha.
Melalui diskusi dan pelatihan ini, diharapkan para pelaku usaha muda MTA semakin termotivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan menjalin kerja sama yang produktif sehingga mampu membangun kemandirian ekonomi yang memberikan manfaat bagi diri sendiri, masyarakat, dan dakwah Islam.